Tampilkan postingan dengan label puisi alam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisi alam. Tampilkan semua postingan

Jumat, 27 November 2009

Syair Puisi Perihal Alam Ciptaan Yang Kuasa +Gambar Keindahan Alam

Alam selalu berikan inspirasai hidup bagi setiap manusia, alam yang bebas berikan ketenangan dan kesejukan. Semua itu Tuhan ciptakan untuk kita tempati sebagai makhluk ciptaanNya yang sempurna. Ada banyak ide yang bisa kita rasakan dari pesona keindahan alam, untuk itu kami bagi kategori puisi wacana alam kali ini menjadi:
  • Puisi Tentang Keindahan Alam 
  • Renungan Puisi Tentang Alam 
  • Gambar Keindahan Alam Ciptaan Tuhan
Puisi wacana keindahan alam sebagai wujud lisan diri atas apa-apa yang sudah diberikan oleh alam kepada kita. Langsung aja yuk kita lihat puisi wacana alam dibawah ini



Puisi Tentang Keindahan Alam 

1. Sinar Terbit Tenggelam 

Matahari kilaukan cahaya emas abadi 
Mengisi setiap panggung dunia 
Berikan kehidupan pancarkan pesona 
Berputar mengikuti sang waktu 
Dan berpulang dikala senja menyapa 

Terbit dan karam bab dari perputaran 
Masing-masing pancarkan sinar indah sang surya
Kita terlalu biasa melihat sebuah perputaran 
Padahal ada banyak keindahan 
Dari sinar yang terbit dan yang tenggelam 

2. Keindahan Malam

Malam terasa tenang gelap tak bertepi 
Rembulan pancarkan sinarnya malu-malu 
Ditemani bintang-bintang yang menari
Menghiasi langit dunia di malam hari

Gelapnya malam hari 
Berikan ketenangan didalam hati
Bulan menatap seisi bumi 
Sebagai penguasa di malam hari 
Kalem tak menyengat menyerupai mentari 
Namun indah terasa 
didalam kanvas hitam langit bumi

3. Menjaga Permata Dunia

Indonesia, negeri kepulauan sejuta keindahan 
Ribuan pulau terhampar dari timur ke barat 
Bercampur dengan kearifan lokal turun-temurun 
Warisan para leluhur pondasi Indonesia tercinta

Semuanya ada di negeri nusantara 
Lautan, gunung, hingga hutan kita semua punya 
Karena nusantara begitu kaya
Hingga banyak dilirik bangsa didunia 

Jangan kita kotori keindahan alam pertolongan Tuhan 
Dengan nafsu golongan semata 
Persatuan dalam keberagaman ialah pondasi 
Demi menjaga keutuhan sebuah bangsa 
Jangan hingga alam nusantara tergadai 
Oleh para penguasa yang rakus akan dunia

4. Memandang Awan

Gumpalan putih berkumpul di langit biru 
Bertebaran diangkasa membentuk barisan 
Awan begitu murni sejauh mata memandang 
Bergerak halus bercampur dengan birunya langit 
Memberikan cotak keindahan imajinasi terbang melayang

Keindahan yang bukan buatan, tapi murni dari ciptaan Tuhan 
Ingin rasanya duduk berada diatas awan 
Melihat alam dunia yang fana
Penuh dengan kemunafikan 

Memandang jauh sang awan 
Hati terasa tenang dan tentram 
Ada bukti keindahan dalam kehidupan 
Bahwa Tuhan itu ada dan selalu berikan ketenangan

5. Angin-angin Kehidupan

Angin terbang menyapa lembut jiwa yang kalut 
Berikan ketenangan walau hanya sesaat 
Berikan kesejukan, budi kembali berjalan 
Kelembutan angin bangkitkan kehidupan dunia 
Suara alam terdengar merdu hilangkan segenap pilu

Alam kembali membisu, ketika angin tak lagi berseru
Takkan ada roda kehidupan bila angin diam tanpa pesan 
Angin yang lembut penentu kehidupan 
Syukuri semua itu sebagai materi renungan yang berkesan



Renungan Puisi Tentang Alam 

1. Melihat Alam Lebih Dalam

Begitu luas langit terbentang
Menjadi atap bagi bumi
Awan bergerak lembur berarak
Memayungi makhluk yang sempurna

Gunung kokoh menjadi pancang bumi
Menjadi penyeimbang sekaligus pengingat
Akan kebesaran sang Pencipta

Begitu tepat alam diciptakan
Begitu banyak keindahan terasa
Semua ada maksud dan tujuan
Bagi mereka yang mau berfikir
Tentang kehidupan alam semesta

2. Sarana Pengabdian

Alam lebih dulu ada dibandingkan manusia
Sebagai wadah yang diberikan untuk kita
Wujud kasih sayang dari sang Pencipta

Menjadi khalifah merupakan kiprah sebagai wakil
Untuk mengelola alam sesuai kehendakNya
Bukan menuruti ego diri semata
Tapi untuk sarana dedikasi sebagai seorang hamba

Semua diberikan Tuhan gratis
Tak dipungut bayaran hanya pertanggung jawaban
Bersama dengan alam ada banyak pelajaran
Mencari bekal kehidupan demi keabadian

3. Renungan Bencana Alam

Semua orang terpesona dengan keindahan alam
Merasa begitu takjub melihat kebesaran alam
Merasa kecil ditengah tebing bebatuan

Kita hanyalah makhluk yang sedang berjalan
Mengembara dibumi bersama sang alam
Begitu banyak keindahan yang ditawarkan
Namun jangan hingga itu semua melalaikan

Nafsu diri seringkali bertentangan dengan alam
Membuat kerusakan dan mencari dalih pembenaran
Ketika alam telah murka, tidak ada lagi kehidupan
Semua rata dengan tanah tanpa belas kasihan

Hanya kasih sayang Tuhan
Yang bisa mencegah murkanya alam
Menjadi pengingat jiwa-jiwa yang tertidur
Tidak ikuti ego diri berujung sesal dihati

Gambar Keindahan Alam Ciptaan Tuhan

Ada banyak potret kehidupan alam yang begitu indah menggugah jiwa. Didalam keindahan alam ada banyak momen renungan, berbalut dengan imajinasi kita mencari sebuah arti dari pesona alam di muka bumi ini. Berikut ini beberapa kumpulan gambar wacana keindahan alam yang menunjukkan kesegaran dan juga lisan hati wacana keindahan alam dunia. Langsung aja yuk kita lihat gambar-gambar keindahan alam dibawah ini...


Gambar Keindahan Sinar Mentari

 Alam selalu berikan inspirasai hidup bagi setiap insan Syair Puisi Tentang Alam Ciptaan Tuhan +Gambar Keindahan Alam
Keindahan sinar mentari hutan alam

 Alam selalu berikan inspirasai hidup bagi setiap insan Syair Puisi Tentang Alam Ciptaan Tuhan +Gambar Keindahan Alam
Keindahan sinar mentari alam bebas

 Alam selalu berikan inspirasai hidup bagi setiap insan Syair Puisi Tentang Alam Ciptaan Tuhan +Gambar Keindahan Alam
Keindahan alam senja sore hari

 Alam selalu berikan inspirasai hidup bagi setiap insan Syair Puisi Tentang Alam Ciptaan Tuhan +Gambar Keindahan Alam
Pesona keindahan sinar mentari
Melihat panorama sinar mentari di alam bebas berikan sejuta rasa dan imajinasi. Alam begitu indah saling bersinergi. Matahari terus menyinari seisi bumi secara adil menyeluruh, tidak membedakan antar golongan semua diberikan sinar hangat oleh sang mentari

Gambar Keindahan Alam Bebas

 Alam selalu berikan inspirasai hidup bagi setiap insan Syair Puisi Tentang Alam Ciptaan Tuhan +Gambar Keindahan Alam
Keindahan alam bebas 

 Alam selalu berikan inspirasai hidup bagi setiap insan Syair Puisi Tentang Alam Ciptaan Tuhan +Gambar Keindahan Alam
Keindahan alam bebas pegunungan

 Alam selalu berikan inspirasai hidup bagi setiap insan Syair Puisi Tentang Alam Ciptaan Tuhan +Gambar Keindahan Alam
Keindahan alam bebas gemuruh petir

 Alam selalu berikan inspirasai hidup bagi setiap insan Syair Puisi Tentang Alam Ciptaan Tuhan +Gambar Keindahan Alam
Kemurnian alam bebas pegunungan

Kejernihan alam memanjakan setiap mata yang memandang, jiwa ingin segera menyatu dengan alam bebas lupakan sejenak kepenatan hidup. Bersama keindahan alam kita temukan ketenangan dan kejernihan hati, sebagai ide kita berjalan dimuka bumi ini...

Gambar Keindahan Air Terjun Hutan

 Alam selalu berikan inspirasai hidup bagi setiap insan Syair Puisi Tentang Alam Ciptaan Tuhan +Gambar Keindahan Alam
Keindahan alam teladas hutan

 Alam selalu berikan inspirasai hidup bagi setiap insan Syair Puisi Tentang Alam Ciptaan Tuhan +Gambar Keindahan Alam
Keindahan Alam Bebas Air Terjun

 Alam selalu berikan inspirasai hidup bagi setiap insan Syair Puisi Tentang Alam Ciptaan Tuhan +Gambar Keindahan Alam
Pesona Keindahan teladas alam bebas
Air terjun mempunyai pesona tersendiri dialam bebas, alirannya bisa mengalir terus membelah seisi hutan dimuka bumi. Ada rasa kesegaran yang alami yang dirasakan disekitar keindahan alam air terjun, ada perasaan tenang dan tenang ketika kita berada didekat air terjun. Waktu tidak terasa alasannya ialah kita larut oleh keindahan alam bebas, menjernihkan jiwa dan membawa sebuah rasa bagi kita.


Itulah tadi beberapa kumpulan syair puisi wacana alam dan juga gambar-gambar keindahan alam bebas ciptaan Tuhan. Semoga bisa menunjukkan ide dan juga motivasi didalam kehidupan semoga bisa lebih memaknai setiap kejadian yang ada. Murnikan hati dan jiwa bersama keindahan alam, kelak kita kan apa itu rasa tenang dan tenang yang aktual terasa didalam jiwa kita

Kumpulan Puisi Perihal Lingkungan Sekolah Indah Bermakna

Sekolah merupakan lingkungan daerah kita semua menimba ilmu dan menambah pergaulan. Ada banyak dongeng masa-masa disekolah yang sanggup dijadikan rujukan serta ide dalam kehidupan kita. Berikut ini kami berikan kumpulan puisi wacana lingkungan sekolah yang indah dan bermakna, eksklusif aja yuk kita lihat kumpulan puisinya...

 Sekolah merupakan lingkungan daerah kita semua menimba ilmu dan menambah pergaulan Kumpulan Puisi Tentang Lingkungan Sekolah Indah Bermakna


Kumpulan Puisi Tentang Lingkungan Sekolah

1. Tempat Singgah Sementara

Sekolah menjadi saksi pengembangan jiwa dan diri
Tempat singgah bagi para anak bangsa 
Mencari ilmu memperkaya cakrawala dunia

Itulah sekolah, daerah singgah sementara 
Mencetak banyak cowok dengan pikiran terbuka
Tempat prestasi dan prasasti pengetahuan terukir abadi

Sekolah...itulah daerah yang sederhana 
Namun banyak mengatakan makna 
Ada banyak mimpi dan cita-cita 
Berawal dari daerah singgah sementara

Semoga daerah ini sanggup terus berkembang 
Dalam motivasi dan juga inovasi 
Tuk menjawab setiap tantangan zaman 
Mencetak generasi penerus bangsa 
Yang kelak akan mengembara 
Mengarungi seluruh isi dunia


2. Kelak Menjadi Kupu-kupu

Gerbang sekolah menyambut setiap pagi
Bersama mentari melangkah penuh pasti
Saling menyapa satu sama lain
Hormat patuh pada hukum dan guru

Lonceng sudah berbunyi
Tanda hari akan segera dimulai
Satu-persatu masuk kedalam kelas
Persiapkan diri menyambut ilmu pasti

Obrolan basa-basi iringi suasana kelas
Sambil membuka buku menunggu sang guru
Mengulang apa yang sudah dikerjakan
Memadukan diri dalam kebersamaan

Selalu ada tantangan setiap harinya
Tugas dan ujian cara tuk mengasah diri
Agar potensi semakin berkembang
Tuk menaklukan kemajuan zaman

Sebagai murid sekolah tidak menuntut banyak
Hanya belajar, belajar, dan belajar...
Fokus pada apa yang dibaca tuk dipelajari
Bertanya untuk yang belum dimengerti

Kelak kita kan jadi kupu-kupu
Yang indah penuh warna-warni
Hiasi setiap langit dimuka bumi


3. Mengejar Cahaya Pengetahuan

Panas dan hujan saya tidak peduli
Langkahku mantap menuju tujuan
Menimba ilmu disekolah tanpa lelah
Ku tak mau berkeluh kesah pantang menyerah

Kesempatan yang diberikan tak mau disia-siakan
Tidak mau hanya pasrah atas keadaan
Harus ulet berguru tuk gapai semua mimpi
Tak lupa berdoa dan juga berbakti

Ilmu berikan cahaya pengetahuan
Hempaskan gelapnya pemikiran
Berikan warna-warni kehidupan
Tanpa memandang strata ataupun golongan


4. Saksi Peradaban

Sekolah menjadi saksi kehidupan
Menuntun siswa pada pencerahan
Harapan setiap bangsa atas perubahan
Kokoh dan tak lekang oleh zaman

Sekolah berikan cahaya abadi
Mengeluarkan diri dari kegelapan
Atau kebodohan dalam pemikiran

Tak ada sekolah dalam suatu bangsa
Tak akan ada peradaban insan manusia
Hanya ada kebodohan dan kezaliman
Diatas tangan-tangan raja penguasa

Perkuat sekolah demi masa depan bangsa
Mencetak generasi gres pendobrak kezaliman
Menjadi pencerah diatas segala kemunafikan


5. Lingkungan Asri dan Bersih

Bunga-bunga taman bermekaran disekolah
Bersih dan indah membuat hati terlena
Bangkitkan pesona jiwa tanpa kata-kata

Lingkungan yang bersih
Semangat berguru kian tumbuh
Sejuk terasa pikiran mengalir begitu saja

Saat perasaanku merasa jenuh
Ku lihat rindangnya pepohonan
Rasa keluh hilang tanpa pesan
Lingkungan sekolah bersih
Hati dan pikiranku kembali jernih

 Sekolah merupakan lingkungan daerah kita semua menimba ilmu dan menambah pergaulan Kumpulan Puisi Tentang Lingkungan Sekolah Indah Bermakna

Sajak Tentang Lingkungan Bersih

1. Renungan Kebersihan Lingkungan

Kebersihan berikan energi dalam jiwa 
Membawa alam pikiran tuk mengenal sebuah rasa 
Potensi diri semakin terasah tanpa keluh-kesah

Lingkungan kotor membuktikan sebuah petaka 
Tidak adanya kepedulian akan alam dunia 
Semuanya sibuk puaskan ego diri semata 
Lupa bahwa lingkungan berhak tuk dijaga

Kebersihan menjadi cerminan sebuah bangsa 
Akan sebuah kepribadian yang maju dan berkembang 
Tidak larut pada kebodohan dan kerakusan belaka
Membentuk pribadi bertanggung jawab
Atas apa yang sudah diberikan oleh Tuhan Sang Pencipta


2. Rezeki Bagi Yang Peduli

Lingungan asri puaskan setiap imajinasi 
Menjadi ide bagi para setiap pencari 
Akan sebuah arti kehidupan sejati 

Menyatu dengan alam kita akan mengerti 
Pentingnya kebersihan lingkungan 
Demi menjaga jiwa pengendali diri 

Kotornya lingkungan bukti jiwa terkorupsi 
Akan rasa malas tak peduli hanya maunya dimengerti 

Perbaiki diri kita dengan peduli lingkungan 
Bukan untuk pamer mencari sensasi
Hanya sebagai bukti dedikasi diri
Rezeki akan terus mengalir bagi yang peduli


3. Masih Ada Yang Peduli

Indonesia tak lagi sama ibarat dulu 
Banyak sampah hiasi alam pegunungan 
Tempat yang seharusnya asri alami 
Kini terkorupsi oleh ego pribadi

Lautan Nusantara tak lagi murni 
Ada banyak sampah mengambang 
Hasil dari mereka yang tidak peduli 
Hanya bisanya mencaci tanpa solusi

Beruntung masih ada orang yang peduli 
Membersihkan kotoran sampah mencari berkah 
Terasingkan dari gelamornya ibu kota 
Bergerilya membersihkan lingkungan semata 

Ada yang digaji ada juga yang memperlihatkan diri 
Bukti bahwa masih ada yang peduli 
Akan lingkungan yang asri tenang berseri 

Tak usah saling tunjuk 
Mulailah dari diri sendiri 
Bersihkan lingkungan sekitar 
Rasakan sensasi sebuah kebersihan

4. Amalan Yang Meringankan

Jalanan ibukota pada merayap 
Tanda hari gres telah dimulai lagi 

Bangunan kota menjulang tinggi 
Seolah hendak menggapai langit 
Semua harus tertata rapih 
Agar lingkungan asri berseri-seri 

Kota yang higienis idaman setiap orang 
Bangkitkan kesadaran akan pentingnya kebersihan
Kota yang besar takkan ada artinya 
Jika sampah kotor berserakan dimana-mana 

Menjaga lingkungan bab dari tuntutan 
Kelak akan menjadi amalan yang sanggup meringankan 
Jagalah selalu lingkungan disekitar kita 
Wujud tanggung jawab atas santunan Tuhan Sang Pencipta

 Sekolah merupakan lingkungan daerah kita semua menimba ilmu dan menambah pergaulan Kumpulan Puisi Tentang Lingkungan Sekolah Indah Bermakna

Pentingnya Menjaga Kebersihan Lingkungan

Menjaga kebersihan itu bab dari kehidupan, dengan meningkatkan kesadaran maka kebersihan lingkungan sanggup lebih ditingkatkan. Oke sahabat Poemers, berikut ini beberapa poin penting kenapa harus menjaga kebersihan lingkungan:

  • Mengurangi penyebaran penyakit yang berasal dari lingkungan kotor
  • Sirkulasi udara bergerak jadi lebih sehat tidak bercampur kotoran
  • Suasana lingkungan terasa lebih tenang dan damai 
  • Lingkungan tampak lebih indah dan asri tidak berantakan
  • Sebagai wujud simbol abjad masyarakat maju 
  • Mengurangi resiko terjadinya musibah oleh ulah manusia
Dari beberapa poin diatas membuat lingkungan yang tenang dan tenang merupakan hal yang krusial, dan dengan menjaga kebersihan lingkungan hal itu sanggup terwujud perlahan-lahan. 


Itulah tadi beberapa kumpulan puisi wacana lingkungan beserta beberapa poin penting didalamnya. Jangan lupa ya untuk dishare dan sebarkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. 

*Artikel Seru lainnya :


Koleksi Puisi Perihal Alam Dan Lingkungan Penuh Makna

Alam berbagai mengajarkan wacana kehidupan, dengan kembali pada alam kita sanggup merenungi keberadaan kita dan menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Menyatu dengan alam menawarkan wangsit dalam kehidupan, salah satu yang dihasilkannya yaitu coretan kata-kata puisi wacana alam dan lingkungan, pribadi aja yuk kita lihat puisi alam dan lingkungannya dibawah ini

 Alam berbagai mengajarkan wacana kehidupan Koleksi Puisi Tentang Alam Dan Lingkungan Penuh Makna



Puisi Tentang Alam Penuh Makna

Cantiknya Pantaiku

Semilir angin bahari nan segar
Membawa kelegaan di sela rongga dada
Deburan ombaknya yang teratur
Seperti irama alam yang bertutur
Tentang kidung para pujangga yang ngelantur

Seandainya semua cinta
Seagung ini
Senyata ini
Pastiya tak ada 
Yang hatinya patah
Karena kepalsuannya

Kemilau air jernihnya kebiruan
Menyimpan misteri tak terpecahkan
Mata serasa ingin terjaga
Larut dalam indahnya lukisan warna alam

Pasir putih di sisi pesisirnya
Terpampang indah dan bersih
Seperti alam perawan
Yang belum pernah terjamah 

Guratan alam ini
Jelas terpampang 
Meghembuskan aroma agung
Bagi penciptanya
Tuhan Yang Maha Esa

Kubaringkan tubuhku
Tuk meresapi damainya
Kupejamkan mataku
Agar makin dalam kumenyatu 
Dengan energi positifnya

Semoga tetap seindah ini
Tetap lestari
Dalam keelokan yang abadi

-----------------------------------


Surga Tersembunyi, Air Terjun Alami

Derap langkah ringan
Mendaki sebuah tempat 
Yang tak dipungkiri lagi
Betapa itu terlihat rupawan

Hamparan hijau pepohonan 
Meneduhkan indra netra ini
Sejuknya hawa dataran tinggi
Kian menambah rasa damai 

Perlahan terdengar bunyi deru air
Yang memainkan nyanyian alamnya
Teratur dan perlahan
Sebagai obat lelah
Bagi yang berjalan menuju ke sana

Terbayar sudah keringat
Dan jauhnya langkah
Menuju ke sana
Saat melihat penderasan indah
Hasil pahatan alam
Yang begitu elok untuk dinanti

Serasa raga ini bebas
Lelah ini pecah
Berubah menjadi kelegaan
Kekaguman tiada tara
Dan didapati puncaknya relaksasi

Kuberanikan untuk menenggalamkan tubuh
Ke air sejuk nan jernih itu
Byur ! Segarnya
Seakan segala beban rutinitas harian lenyap
Pikiran gusar pudar
Sembilu yang meresahkan hati mati suri
Tenangnya, indahnya, nyamannya ...

Kulewatkan waktu sejenak di sana
Agar merasuk kedalam sukma segarnya
Sebagai bekal untukku nanti
Untuk menjalani rutinitas harianku kembali

---------------------------------------

Indahnya Lantunan Alam

Langit terpampang biru
Suara-suara alam 
Dari erangan serangga khas hutan
Bersahutan tanpa henti
Di tiap sudut ladang
Hamparan hijau sawah-sawah
Tersusun berundak dan rapi
Memanjakan mata 
Bagi siapapun yang memandangi

Kuhirup lekat udaranya
Sejuk menghujam kalbu
Mampu mengisi relung-relungnya
Yang haus akan seruan natural alam

Rintik hujan menggelitik 
Mengisi ruang hampa di bilik rinduku
Serasa melayang ke masa lalu
Saat nenek masih mendendangkan lagu
Pada panen raya di desa kita

Secangkir kopi manis dan hangatnya ketela rebus
Menambah nikmatnya suasana
Kuteguk perlahan sambil meneranwangkan pandang
Pada pelangi yang melintasi cakrawala 
Kutertegun dari gubug sawah
Tempatku bernaung 
Kala para pekerja mulai menanam benih
Serasa mengobati luka dada yang terasa perih
Yang baru-baru ini ditinggal kekasih

Suara alam ini 
Sungguh obat nestapa 
Yang membuatku ingin terpaku selamanya
Di sana, di kedamaian hakiki
Yang benar-benar alami
Tanpa campur tangan para petinggi

Di sinilah kurasakan kebebasan
Dari segala penat dan lara
Kicau burung dan warnanya yang beraneka
Membangkitkan riang
Dan menebarkan tawa

Gemercik pemikiran sungai
Dan riuhnya ikan yang menari di kolam
Mengajakku tuk menari
Dan mengikuti irama gemericiknya
Tak perlu harta berlebih tuk nikmati damainya
Hanya rasa suka cita yang ada
Segalanya begitu sederhana
Namun terpatri teramat dalam

Senyum megah sang surya
Menyirnakan kabut  di kaki gunung
Sementara dari jauh
Kulihat berpuluh pendaki
Merayap mulai menaklukkan sang giri
Yang dari jauh menampakkan diri

Terjalnya jalan tak jadi penghalangnya
Karena ini seruan alam
Tuk nikmati setiap jengkal medan sulit
Dan menjadi sebuah kepuasan hakiki
Bagi siapapun yang sanggup melewati

----------------------------


Puisi Tentang Lingkungan Penuh Makna

Kepul Polusi Industri

Deru mesin industri
Memekakkan telinga
Suara raungannya seakan lelah
Karena didera tanpa henti

Mata mata terjaga para pekerja
Menahan beratnya kantuk
Agar tetap besar lengan berkuasa bertahan
Dikarenakan teringat segala piutang 
Dan menipisnya susu sang anak

Sudut kotapun tak kalah riuh
Banyak lampu berkedip
Dan bersinar nanar
Menjadi saksi kehidupan manusia
Yang tanpa lelah di malam itu

Namun selalu ada kesan perumpamaan
Tentang sisa pesta semalam
Adalah sampah bertebaran
Limbah industri mengairi
Debu bercampur asap pengendara
Menebar emisi dan racunnya
Di tiap ruang kota

Sungai-sungai keruh 
Melewati tiap pemikiran kota dan dusun
Ada kengerian menyeruak di kalbu
Saat anak kecil membenamkan diri dalam mandi
Para ibu membasuh wadah dapur
Dan kain sandangnya di sana

Hati serasa miris
Sedikit teriris
Tak terfikir dalam otak
Akankah sehat
Akankah mereka baik baik saja

Siapa yang patut dipersalahkan
Siapa yang perlu menanggung dosanya
Bila ada miskin papa
Yang tergeletak karenanya

Seruan mengurangi emisi
Tak kunjung bisa terbukti 
Hanya sebatas seruan  negosiasi 
Yang tak kunjung realisasi

Wajah lusuh pucat
Tiap sudut penghuni bawah jembatan
Hanya menggerakkan lara
Yang hanya terbersit di dada

-------------------------------------

Perubahan Alam

Satu dua tiga
Pohonan rindang 
Terkapar lantaran ditebas
Entah akan jadi lahan apa ini nantinya

Hijaunya yang dulu memajakan mata
Kini jadi gundul tak ada rupa eloknya
Semua sekarang berubah
Banyak kawasan diserbu air bah
Tak sedikit rumah terendam 

Gempa mengguncang beberapa area
Manyisakan miris dan pilu bagi kita 
Entah apa yang terjadi dengan alam 
Yang kukenal bagus kini
Makin karam dalam kelamnya bencana

Panasnya kota kian merambah parah
Suara alam nan menawan tuk didengar
Tak lagu terasa nuansanya
Hanya raungan bergairah para mesin 
Yang menderu mempercepat laju

Akankah bumi kita begini
Akankah akan terrus begini
Terhampar tak terawat
Kerusakan perlahan yang makin hebat

Manusia kian serakah
Hanya pandai memakai
Tak bisa memberi cara dan langkah
Agar segala tetap lestari

Tuhan telah melengkapi butuhnya
Dengan segala sumber alam yang kaya raya
Apalah jika hanya bisa mengolahnya saja
Bila tak bisa menjaga keseimbangannya

Pohon yang ditebang lantaran industri
Tak bisa tumbuh dengan sendiri
Marilah menumbuhkan kemabali
Dengan cara reboisasi

Lihatlah sungai-sungai yang kian terkikis
Karena pertambangan mineral tak henti
Hentikan segala erosi
Dengan pengelolaan yang bijak

Rawatlah bumi ini,
Bila bukan kita, siapa lagi

-----------------------------
Permata Biru Entah Kemana

Tandusnya tanah
Keringnya sumber air
Menjalar di tiap dusun dan kota

Teriakan krisis air merajalela
Di masa kemarau panjang
Tiada titik tuk bisa menlepas dahaga
Tiada naungan tuk membasuh tubuh
Dengan Layaknya

Kemana sumber air melimpah 
Yang dulu sering digadang
Para pendahulu kita
Airnya yang manis segar
Menjadi andalan bumi pijakannya

Kini hanya kerontang yang ada
Dan mata nanar warga dalam dahaga dan lapar
Mengoyak jiwa yang peduli akan derita mereka
Semua niscaya ada akar sebabnya

Karena tanah tandus 
Kering, dan hujan tak turun 
Dalam kurun waktu tak sebentar
Angin kering menghembus ke persada raya
Melantunkan lagu kecewa pada tiap manusia

Sungai itu dulu berlimpah air dan ikan
Hutan ini masih hijau 
Dan penuh buah-buahan ranum
Namun kini, sungai kian kian dangkal
Hutan kian tak berpohon
Jangankan buah
Satu rumputpun
Enggan tak bisa bertahan

Inikah yang akan terjadi
Inikah yang jadi impian diri
Sebelum semuanya berlarut
Sebelum bumi ini benar-benar binasa
Karena ulah yang serampangan
Sentuhlah kembali dengan cinta
Kembalikan eloknya dengan merawatnya
Hijaukan, semikan, segarkan
Kembalikan alamku yang rupawan
Dengan pundak membahu melestarikan
Tidak hanya aku, tapi ajaklah dia, mereka, semua

------------------------------------
Itulah tadi beberapa kumpulan puisi alam dan lingkungan yang sarat akan makna dan pesan terhadap lingkungan dengan keadaan alam ketika ini didunia kita. Semoga bisa menawarkan wangsit serta rujukan biar lebih menghargai alam ciptaan Tuhan, jangan lupa ya untuk subscribe email kalian untuk berlangganan artikel puisi seru lainnya...



5 Puisi Perihal Alam Keindahan Dalam Hidup

Ketika kita meluangkan waktu untuk mengusut keindahan dunia di sekitar kita, kita sanggup melihat kesamaan dalam kehidupan kita sendiri. Seseorang yang selaras dengan alam selaras dengan praktik hidup. Alam bergerak dalam spiral menyerupai halnya kehidupan langsung kita. Lewat Puisi alam dibawah ini agar sanggup membangkitkan semangat untuk lebih menyatu dengan alam disekitar kita. Langsung aja yuk kita lihat puisi perihal alam dibawah ini...


 Ketika kita meluangkan waktu untuk mengusut keindahan dunia di sekitar kita 5  Puisi Tentang Alam Keindahan Dalam Hidup

Puisi Tentang Alam Dalam Kehidupan



1. Puisi Alam: Jelajahi Alam

Menjelajah hutan alam rimba
Melihat sinar di antara pakis,
Untuk bertengkar di lembah
Menyambut mentari yang indah

Dengan tiga puluh bukit saya bergegas,
Atau tergelincir di antara punggung bukit,
Berjalan mengitari alam lembah
Bersentuhan dengan hijaunya pepohonan

Ku berjalan hingga hingga ditengah ladang
Dengan sunga-sungai yang mengalir deras
Alam bebas tiba dan pergi sesuka hati
Tapi saya harus terus ada untuk bersama mereka.

Dengan banyaknya ladang yang hilang
Membuatku galau dan gelisah
Negeri cerita tak lagi indah
Berganti menjadi beton keras,
Sekeras para penjelajah.

Berbincang ringan kepada seorang teman
Tenang dan mendalam menyerupai ajaran sungai ditengah alam,
Kita semua sanggup saja tiba dan pergi
Namun alam harus tetap ada dan terus lestari

Aku berputar, masuk dan keluar,
Melewati taman bunga liar alam bebas,
Penuh warna sebab sudah mekar sempurna,
Namun akan segera layu, gugur oleh sang waktu

2. Puisi Alam: Menikmati Keindahan Alam 

Luangkan waktu sebentar.
Letakkan kekhawatiran di belakang.
Nikmati keindahan disekitar.
Biarkan pikiran rileks tanpa terkekang.

Perhatikan cahaya keemasan, matahari terbit pagi.
Rangkullah aura yang damai,dari fajar.
Nikmati belaian lembut
Dari angin yang halus bergerak.
Dengarkan lagu yang bagus
Di antara pepohonan yang bergoyang.

Nikmati pemandangan indah
Dari kupu-kupu yang mengambang.
Penerbangan yang anggun,
Dan simfoni yang membahagiakan

Seekor burung bertengger tinggi
Diatas pohon yang menjulang


Bersatu dengan alam
Hempaskan suasana kelam
Membaca langit malam
Dalam kemegahannya yang mempesona.
Langit-langit lebar dan terbuka
Menggabungkan bentuk dan warna.

Nikmati pemandangan yang penuh kasih
Dari belum dewasa bersenang-senang,
Melewatkan kaki dan bunyi riang
Di bawah matahari terbenam.

3. Puisi Alam: Lihatlah Dunia Luar

Dunia di luar daerah yang menakjubkan,
Dipenuhi dengan banyak keajaiban.
Tempat untuk mendengar serta merasakan.
Tempat yang begitu bebas dan lepas.

Dari sambutan hangatnya sinar matahari pagi,
Hingga Terbenamnya mentari sore hari
Semua berputar diatas garis ketetapan
Sempurna hanya bagi mereka yang berakal

Saat pepohonan bermain di matamu,
Memikat dalam pandangan kita
Untuk membangkitkan semangat menjadi hidup
Atau sentuhan lembut angin trend gugur,
Menggigil dan membelai wajah Anda.

Serta bunyi burung dikala berkicau dan bernyanyi,
Masih bersarang di kehangatan pepohonan.
Segera mereka akan mengangkat sayap mereka dalam penerbangan,
Diusir oleh dedaunan yang berkibar, kelak ia akan pulang.

Untuk mencium aroma itu, udara trend gugur,
Saat kita melangkah keluar dan bernafas.

Untuk mendengar bunyi yang stabil dan dekat itu,
Saat kita mengarungi daun kering yang sudah mati.

Untuk melihat ke atas dan tersesat
Di langit tinggi tanpa daya pengungkit,
Biru renta atau abu-abu tetap sama saja
Berikan keindahan Berkah bagi kehidupan.

Ya, Pergilah keluar dan lihatlah keindahan.
Dunia dipenuhi kecantikan dan kesempurnaan
Ini independen tetapi sangat sanggup diandalkan.
Ini terlihat rentan namun sangat kuat
Walau kelak akan hilang dan sirnah
Bersyukurlah pernah tinggal di alam fana ini
Sebagai bekal di hari nanti,
Menuju kebahagiaan yang sejati


**Penting untuk menghabiskan waktu di alam sebab dengan cara ini kita sanggup menyadari kebijaksanaannya. Jika kita mengabaikan keindahan alam dan menghabiskan seluruh waktu kita di hutan kota, tingkat stres kita meningkat dan kita mulai merasa seakan-akan kita terbuat dari beton yang kita lihat di sekeliling kita.

4. Puisi Alam: Pencipta Sang Alam

Malam trend gugur yang sejuk tanpa merajuk
Tuhan pencipta alam hiasi malam tanpa kelam
Sinar bintang menyatu dalam gelap
Terang dan indah dalam keabadian.

Sebuah taman yang diterangi oleh cahaya bulan,
Mawar mencium tangan-Nya.
Keindahan yang Dia ciptakan,
Bahkan belahan pasir terkecil
Berikan citra akan KebesaranNya.

Kelopak mawar
Berkilau di malam hari.
Tuhan Menciptakan dengan maksud dan tujuan
Dengan warna kasih yang murni menyenangkan.

Dari kekosongan Dia membuat keindahan,
Dari gelap Dia membuat terang.
Tuhan Maha Menciptakan,
Dan bagi insan Ia memberi mereka kehidupan.

5. Puisi Alam: Darimana Datangnya Angin?

Tidak ada yang sanggup memberitahuku,
Tidak ada yang tahu,
Dari mana angin datang,
Kemana angin ingin pergi.

Dia terbang dari suatu tempat
Secepat itu ia bisa,
saya tidak sanggup mengikutinya,
Tidak juga dengan berlari.

Tetapi kalau saya berhenti memegang,
Tali layang-layangku
Itu akan bertiup bersama angin
Selama sehari semalam.

Dan ketika saya menemukannya,
Di mana pun itu berhembus,
Aku jadi semakin tahu
Bahwa ia pergi ke sana juga.

Aku hanya sanggup memberitahukan,
Kemana angin itu akan pergi
Tapi ku tak sanggup beritahu
Dari mana angin itu datang


Semoga Puisi perihal alam diatas sanggup membangkitkan semangat akan pentingnya menghargai alam dan juga sanggup sebagai tumpuan kita dalam menjalani kehidupan. Dan jangan lupa juga untuk subscribe berlangganan update puisi terbaru lainnya ya.

9 Puisi Senja Penuh Makna Serta Arti Kehidupan

Puisi Senja merupakan lisan hati ketika mencicipi waktu senja menyapa kita setiap harinya. Lewat puisi senja yang indah kita menggambarkan suasana yang kita rasakan sebelumnya dikala menikmati momen senjat itu sendiri.

Beriku ini beberapa puisi senja yang sarat akan makna kehidupan dengan beberapa sudut pandang puisi senja yang indah. Langsung aja kita lihat puisi senjanya dibawah ini ya:

 Puisi Senja merupakan lisan hati ketika mencicipi waktu senja menyapa kita setiap hari 9 Puisi Senja Penuh Makna Serta Arti Kehidupan




Puisi Senja Yang Indah Penuh Makna


1. Puisi Senja: Kebenaran Tidak Pernah Disembunyikan

Dunia yang indah
Akan menutupi diriku dalam kasih sayang
Warna langit kala senja datang
Akan menutupi diriku dalam ketenangan

Angin bumi yang dahsyat
Akan membuatku takjub menangis
Dan Bintang bercahaya malam itu
Begitu menenangkan membawa kebahagiaan

Bunga tanah yang lesu
Akan mekar di depanku
sementara saya layu dari cintamu

di final zaman,
kuakan dilupakan
disebabkan oleh rasa sakit yang tak terbalas

rahmat dunia, dan keanggunan alam semesta
Akan menyembunyikan setiap penderitaan yang kumiliki
Itu sanggup menjauhkan,
dari hal-hal yang tidak bisa kita sembunyikan.
dan kebenaran, itu tidak pernah bisa disembunyikan.

2. Puisi Senja: Ungkapan Fajar

Suasana hati terasa sepi disaat senja,
Waktu ketika emosi sedang meningkat;
Jam-jam hari bersinar akan segera hilang,
dan gambar gelap segera menghampiri kita

Tidak begitu yakin dengan apa yang kita lihat,
di luasnya langit biru cakrawla dunia
menjelma gelap,
Dengan pernak-pernik warna bintang 
Berjuta warna dilangit angkasa.

Apakah kita menyaksikan misteri kehidupan terbuka,
ibarat yang diceritakan oleh kisah para tetua kita?
Namun lebih gelap lagi malam terus tumbuh,
menggigil, gemetar dalam dinginnya angin.

Duduk bersahabat ayunan teras depan kami,
mencari keajaiban imajinasi;
Terbayang oleh hantu-hantu masa muda kita,
yang masih mengisyaratkan meskipun hanya sengatan.

Kami tidak sendirian dikala visi melayang,
dan fajar mengungkapkan,
apa yang akan terjadi di masa depan.

3. Puisi Senja: Kenangan Cinta Kala Senja

Saat senja awan bergerak,
Hampir tidak ada bintang
Dan lembaran itu jatuh, tenggelam,
Sebagai kekasih, kami hingga pada hal ini
Kolam cinta tanpa tipu daya
Di bawah pohon hijau,
Bersama angin alam,
Melihat sebuah jembatan batu
Dan duduk untuk menonton
Para bebek tiba dan pergi,
Seperti busur melesat secepat kilat
Tinggalkan bayangan alam dunia

Sekarang, saya tiba berkunjung sendirian,
Hanya kenangan meluncur lambat,
Cinta telah lari tak mau lagi mendekat.

Apakah kini hanya bintang yang menyala,
Cintaku bertunangan dengan yang lain,
Namun, bebek putih yang sejuk dikala senja
Naik di perairan menjelma dangkal, keruh
Dan hitam dikala mata mereka jatuh,
Namun mereka tetap menakjubkan,
Mawar putih jiwaku,
Melayang pergi dan takkan kembali.


4. Puisi Senja: Fajar Dan Senja

Fajar
Setiap kali ku berpikir untuk beristirahat selamanya,
Setiap kali kau datang,
Untuk membangunkan lamunanku,
Untuk memberi tujuan pada jalanku.

Senja
Kamu  bukan satu-satunya di tempat,
Bahkan kau perlu tumbuh untuk pengampunan,
Bahkan kau perlu tumbuh, Untuk menjadi satu kesatuan 

Fajar
Mungkin cakrawala yaitu alasannya,
Untuk kejatuhanmu atau kebangkitanku,
Itu sanggup terhubung,
Bumi dan langit,
Apakah keberadaan kita,
Memiliki arti yang besar lengan berkuasa ini?

Senja
Bahkan keberadaannya sendiri yaitu ilusi,
Bagaimana bisa begitu serak,
Untuk menjadi alasan keberadaan kita,
Ku menyelam ke laut,
Atau kalian bangun dari balik gunung,
Hanya untuk alam, menjamah cintaku

Fajar
Burung pergi bersamaku,
Dan mereka ikut denganmu
Apakah kita terpisah atau kita menyatu?

Senja
Kita mewarnai cakrawala
Terkadang merah terkadang kuning,
Dan masih banyak lagi ketika dalam vena,
Kita terpisah, sehingga kita bisa bergabung.

Fajar
Anda menyelam untuk naik kembali,
Setiap hari saya bangun,
Untuk menemukanmu,
Dan engkau sekali lagi,
Menyelam untuk bangun kembali!

Senja
Aku akan tiba sebelum kamu,
Dan bahkan sehabis itu,
Kamu akan tiba sebelum aku,
Dan bahkan sehabis itu,
Tidak ada hentinya,
Terus begitu sepanjang waktu 

5. Puisi Senja: Berkah Dalam Sehari

Setiap malam
Cakrawala menyala
Berputar merah muda di angkasa
Memudar menjadi biru dan ungu
Sedikit repot untuk melihat lagi
Berkah Itu hanya tiba sekali sehari

Setiap matahari terbenam,
Suasana alam terasa berbeda
Tidak ada dua yang persis sama
Perbedaan mengalir sepanjang hari
Untuk kita menemukan sosok jati diri

Di atas lautan

Atau melalui pencakar langit
Keluar di padang rumput
Atau di apartemen
Kita masih bisa melihat sesuatu,
Sesuatu yang tidak pernah kembali,
Yaitu indahnya matahari terbenam

Untuk warnanya berkilauan
Sejenak mereka tinggal
Hanya untuk menghilang menjadi perubahan
Berubah menjadi indah yang terakhir.

Ini sebabnya
Ke mana pun kita pergi
Satu hal tetap sama,
Matahari selalu terbenan dikala senja 
Tanda alam akan mengalami perubahan 
Menuju gelap yang kelak akan berganti terang 
Nikmati senja dimana pun kita berada 
Karena berkah hanya tiba sekali dalam sehari


6. Puisi Senja: Kita Akan Bertemu Lagi

Tepat di luar matahari terbenam
Seseorang menungguku
Tepat di luar matahari terbenam
Itu yaitu takdirku.

Di mana gunung nampak ragu
Berbaringlah dalam ketenangan yang dalam
Di sana saya akan menemukan harta karun itu
Cinta selamanya, kekal kekal didalam hati

Tepat di luar matahari terbenam
Menunggu seseorang dalam rindu
Tepat di luar matahari terbenam
Sendirian mereka menunggu di sana

Tepat di luar matahari terbenam
Itu rumah bagi saya
Di mana dunia ini damai
Seperti nirwana seharusnya
Tepat di luar matahari terbenam
Suatu hari nanti,
Kita niscaya akan segera bertemu lagi


7. Puisi Senja: Renungan Kala Senja Menyapa

Bawakan saya matahari terbenam,
Didalam segelas cangkir,
Sambil terus sibuk berpikir 

Katakan berapa banyak Embun,
Yang jatuh menyapa alam dunia ini

Katakan jam berapa para penenun tidur
Siapa yang memutar luasnya warna biru!

Semua bergerak atas kehendakNya 
Sistem yang begitu tepat dari zat yang Agung
Keindahan begitu terasa dari hal terkecil 
Jangan hingga itu semua menciptakan kita kerdil

Tuliskan padaku berapa banyak catatan yang ada
Berapa banyak perjalanan yang telah dituliskan
Berapa banyak cangkir yang telah dihabiskan
Untuk sekedar mengejar hal-hal yang fana 

Mari kita duduk sejenak, memandangi langit senja
Kemanakah kita kelak akan berlabuh?
Apakah masih ada senja untuk kita nikmati esok?
Hanya sekedar renungan dikala senja menyapa

8. Puisi Senja: Suka Cita Dan Kesedihan Senja

Cahaya keemasa dari tepi barat
Tenggelam terbakar di permukaan laut,
Membangkitkan harapan lama yang usang
Datang kembali mencoba mengusik masa depan.

Masa kemudian telah menulis ceritanya sendiri
Di hatiku yang sakit, akan kenangan pahit
Tetapi waktu telah melaksanakan perubahan yang halus,
Luka saya tidak lagi terasa dalam
Tidak ada rindu dalam pilu 
Tidak ada lagi rasa sakit tak menentu,
Tidak lagi mencari cinta yang semu 
Hanya keyakinan untuk sebuah kebahagiaan

Aku tidak tertawa atau peduli;
Jiwa dan rohku setengah tertidur
Melayang tanpa tujuan di mana-mana.

Kita mengapung di atas anutan yang lamban,
Terbawa oleh emosi ombak kehidupan
Sementara hidup yaitu mimpi keabadian 
Dan setiap ada sukacita,
selalu beriringan dengan kesedihan

9. Puisi Senja: Persiapan Matahari Terbenam

Ada waktu ketika kita dilahirkan
Ada waktu ketika kelak kita akan mati
Setiap hari kita menyaksikan matahari terbit
Setiap hari kita menyaksikan matahari terbenam
Matahari terbit mewakili kelahiran
Matahari terbenam melambangkan kematian.

Kami telah menyaksikan matahari terbit,
dari orang-orang terkasih
Kami telah menyaksikan matahari terbenam,
dari orang yang dicintai

Kami bersukacita dikala kelahiran orang-orang terkasih
Kami telah menyesali final hidup orang-orang terkasih
Matahari terbenam kita sendiri mendekat
Sedangkan final hidup kita sendiri juga sudah dekat.

Mari kita semua bersiap untuk matahari terbenam
Mari kita semua bersiap untuk final hidup kita
Marilah kita tidak hanya,
meninggalkan mereka dengan kekayaan duniawi
Melainkan juga memberi mereka kekayaan surgawi.

Kemudian mereka akan bersiap untuk matahari terbenam.
Menyambutnya dengan penuk suka cita,
Tanpa ada rasa penyesalan kala senja tiba

----------------------------------


Sobat Poemers itulaht adi beberapa kumpulan puisi senja yang sarat makna kehidupan dengan sudut pandang puisi senja yang indah tentunya. Selain puisi diatas ada juga puisi seru lainnya, tapi sebelumnya jangan lupa untuk subscribe ya untuk berlangganan update terbaru puisi disini. Oke eksklusif aja kita lihat puisi lainnya di: 5 Puisi Jatuh Cinta Simpel Penuh Makna

6 Puisi Alam Perihal Renungan Kehidupan Penuh Makna Mendalam

Kesempatan kali ini kami akan membagikan kepada teman Poemers puisi-puisi ihwal alam yang sarat akan makna ihwal kehidupan. Karena keberadaan kita di alam ini penuh dengan pembelajaran jadi tidak ada salahnya kalau kita berguru dari alam disekitar kita. Langsung aja yuk kita lihat kumpulan puisinya dibawah ini.



 Kesempatan kali ini kami akan membagikan kepada teman Poemers puisi 6 Puisi Alam Tentang Renungan Kehidupan Penuh Makna Mendalam

Puisi Alam Renungan Kehidupan 


1. Puisi Alam: Bunga Mekar Sempurna

Aku ingin memberitahu kalian
ihwal bunga matahari yang Aku temukan
Ketika berjalan di trotoar kemarin.
Melambai ibarat layangan, kemudian meringkuk cantik
Aku jadi mencicipi indahnya alam

Aku ingin hidup damai ibarat bunga bermekaran
Keindahan dan kecantikkannya abadi
Dan kelak akan tumbuh dengan mekar sempurna

Sebagai insan insan kita sering sekali melupakan keindahan alam disekitar kita, bahkan bunga bermekaran mempunyai makna yang begitu mendalam ihwal arti kehidupan. Itu menandakan bahwa hidup ialah proses yang terus bertumbuh hingga nanti kita menikmati hasil proses itu laksana bunga yang mekar sempurna…


2. Puisi Alam: Belajar Dari Alam Sekitar

Pada anak anjing yang sedang mengantuk
melihat perutnya yang kecil bernafas lembut
Ditengah padang rumput hijau,
Dengan angin cuek dan sejuk

Hewan mungil itu saja sanggup harmonis dengan alam
Manusia dengan sejuta potensi yang diberikan
Harus sanggup terus menjaga alam ciptaan Tuhan
Bukan justru malah merusak hingga tak berbekas

Kehadiran Matahari,
menghubungkan setiap titik kehidupan
Memberikan impian akan kehidupan baru
Untuk kita jalani sebaik mungkin dalam doa dan usaha

Berguru pada alam dengan mengamati beberapa hal yang terjadi disekitar kita. Ada banyak renungan kehidupan yang sanggup kita dapatkan dari interaksi makhluk dengan alam disekitar.

3. Puisi Alam: Renungan Keberadaan Kita 

Warna favorit  aku  ialah biru terang
Warna buku ketika masa kecil ihwal bintang-bintang.
Ayahku membacakan padaku di tengah sofa,
membawaku ke luar dan memperlihatkan padaku
Betapa indahnya langit biru dan angkasa luas
Belajar mengamati setiap bintang yang melayang

Semua ini tepat di depan rumah kami.
Kami menengadah ke langit hingga terlihat kembali.
Buku itu menyampaikan bahwa kita berputar tanpa menyadarinya.
Itu menyampaikan di mana kita berada di Bima Sakti

Tapi ayahku dan saya tidak tahu bagaimana kita hingga di sini.
Tak seorang pun dari kami menyebutkan hal itu.
Kita tidak tahu bagaimana ini terjadi
Bahkan rumus matematika sekalipun
Belum memperlihatkan tanggapan yang pasti
Tentang keberadaan kita di alam dunia yang fana ini

Renungan kehidupan dengan melihat langit diangkasa membawa kita pada dimensi luas. Ada banyak ide serta imajinasi yang masuk kedalam alam pemikiran kita. Kehadiran kita ditengah semesta ini layak untuk direnungkan untuk mengetahui kemana kita melangkah dalam tujuan menuju final kehidupan.

4. Puisi Alam: Anugerah Sinar Mentari

Pohon yang indah baris berbaris
Kemarin angin malam menerpa diri
Udara cuek yang liar di trend gugur
Membelai ditengah kegelapan malam
Dalam terpaan cuek tanpa batas alas

Semua mendadak hilang perlahan,
Disaat sang fajar mulai berkedip
Kehadiranmu sungguh dinantikan
Warna emas sinarmu sejukkan pagi hari
Membuat bintang dan rembulan segera berpamitan
Hilangkan angin tajam yang menusuk hingga merasuk

Kehadiran sinar fajar matahari pagi memperlihatkan kita kehangatan sesudah melewati malam yang gelap dalam suasana cuek menerpa. Jika direnungkan secara mendalam kehadiran sinar matahari begitu sangat berarti. Menghangatkan seluruh muka bumi supaya kehidupan sanggup berjalan lagi…

5. Puisi Alam: Pergantian Waktu

Air pasang tiba dengan lembut
Menerpa pantai basahi tepiannya
Para penyanyi sedang bersembunyi
Dibalik tirai malam dalam langkah pelan
Ucapkan selamat tinggal pada sang malam
Berganti selamat tiba pagi menjelang

Lagu pengantar telah dinyanyikan
Selama hampir bertahun-tahun,
Semua ini dilakukan.

Simfoni malam berakhir dalam merdu
Bergantian dengan langit biru
Melangkah menuju kehidupan yang baru

Fenomena pergantian waktu siang-malam menciptakan banyak perubahan. Setiap kali matahari terbit menandangakan kehidupan gres telah terjadi. Dan menunjukan bahwa malam panjang telah berakhir dalam kenangan masa lalu…

6. Puisi Alam: Nyanyian Burung Merdu

Setiap pagi kamu meneleponku
Lama sesudah daun telah jatuh,
Kau masih tetap datang
untuk bertengger di cabang berduri.
Hari ini lagu kamu nyanyikan
Sebuah pengulangan ibarat hari terdahulu

Aku tidak sanggup tidur lagi.
Aku bangun dari daerah tidur,
pinggul  aku  sakit
dan menonton dirimu diatas ranting dahan
melalui jendela kecil kamarku yang mungil

Bertengger diatas pohon,
Dengan warna merah menyala
Hidup bebas terbang dilangit angkasa
Aku  ingin menjadi ibarat dirimu
Bisa menikmati kehidupan,
Dan bernyanyi sepanjang hari
Bersama alam dunia penuh bahagia

Mengamati nyanyiar merdu bunyi burung disekitar sanggup juga memperlihatkan renungan ihwal kehidupan. Bagaimana para burung tersebut sanggup menyatu dengan alam tanpa rasa khawatir sedikitpun. Bergerak bebas tanpa bebas, terbang kemana pun yang ia suka, dan bernyanyi hiasi kehidupan alam dunia

------------------------------------

Demikian tadi enam puisi alam ihwal renungan dalam kehidupan. Semoga sanggup memperlihatkan arti dan ide bagi setiap kehidupan kita supaya jadi lebih baik lagi dalam menjalani proses kehidupan ini. Jangan lupa subscribe berlangganan artikel puisi seru lainnya dengan cara memasukan email, dan kalau masih ingin melihat puisi alam yang seru lainnya sanggup lihat di:

6 Puisi Alam Penuh Wangsit Kehidupan

Puisi alam merupakan karya seni yang ekspresikan diri perihal suasana dan pengalaman terhadap alam disekitar dalam bentuk kata-kata. Semoga puisi perihal alam dibawah ini dapat memperlihatkan motivasi ataupun ide untuk tetap menghargai alam, untuk tetap dapat menyatu dengan alam tanpa harus merusak alam. Berikut ini puisi alam yang telah berhasil kami buat untuk sobat Poemers semuanya....



 Puisi alam merupakan karya seni yang ekspresikan diri perihal suasana dan pengalaman terh 6 Puisi Alam Penuh Inspirasi Kehidupan

Puisi Tentang Alam Inspirasi Kehidupan


1. Puisi Alam: Alam Akan Terus Ada

Semua alam mempunyai perasaan: hutan, ladang, serta lautan
Dan dalam keheningan mereka ucapkan kebahagiaan
Mereka kekal akan sebuah perubahan,
Karena alam selalu tumbuh dan berkembang


Daun yang gugur kelak akan tiba lagi
Bunga yang layu kelak juga akan bermekaran lagi
Dengan matahari dan bulan yang terus menyinari
Alam terus bergerak melewati sang waktu


Makhluk hidup akan punah,
Tapi alam akan terus ada sampai tiba waktunya
Untuk berganti menjadi alam yang abadi
Penuh keceriaan, namun juga siksaan tak bertepi


2. Puisi Alam:  Saya Suka...

Saya suka bunyi burung
Yang selalu hiasi pagi dalam sunyi
Saya suka bunyi anak anjing,
Saat masih polos dan gres lahir.

Saya suka kedaluwarsa bunga
dan rasa madu dari lebah .
Saya suka bunyi angin,
Berdesir diantara pepohonan sekitar.

Saya suka menatap langit,
terlihat begitu cerah dan terang,
dan bahkan saat itu hujan,
saya suka nuansa abu-abu yang ada.

Saya menyukai kedaluwarsa laut, bunyi ombak di atas pasir,
Saya suka memegang kerang,
dan bagaimana mereka terlihat di tanganku.

Dan saat matahari hilang,
saya cinta bulan yang bersinar begitu indah,
Saya suka bunyi jangkrik,
dan makhluk malam lain yang bersembunyi,
Dibalik tirai kegelapan malam

Kaprikornus saat saya berbaring,
saya berterima kasih kepada Tuhan di atas,
Untuk semua hal perihal alam dan banyak lagi,
Untuk keindahan alam,
Dan juga untuk kebahagiaan dapat merasakan
Betapa berartinya alam disekitar bagi kehidupanku


3. Puisi Alam:  Bersantai Sejenak

Duduk
Duduk dan bersantailah
Rasakan ombak mencuci di atas punggungmu
Dalam matahari yang mencair
Melihat awan yang merefleksikan warna pink dan biru

Di atas bukit mekar,
gema kebisingan putih kicau jangkrik

Dengarkan air menetes dari atas batuan halus
Rasakan angin hangat terpa wajahmu
Dengan mata tertutup,
Menikmati kehangatan yang meradiasi
Dan menenangkan bergoyang api sunyi

Atau duduk dan mengagumi semprotan kilauan
Dari gerojokan mulus,
Yang menabrak air dari langit mencium Danau
Sinar matahari menari melalui Uap
pelangi melompat jauh melalui setiap tetesan

Di dalam kabin yang hangat
Melayang tidur hilangkan pekat
Terbangun oleh nyayian burung
Iringi mentari pagi,
Menyapa kita semua di pagi hari
Bersantailah sejenak,
Nikmati hidup bersama alam sekitar

Menikmati momen bersantai bersama alam sekitar merupakan hal yang menyenangkan ada banyak hal yang dapat kita rasakan saat bersantai bersama alam. Salah satu cara menikmati dan mensyukuri hidup ialah dengan bersantai dengan alam disekitar.

4. Puisi Alam:  Momen Dengan Alam 

Momen bersama alam
Melihat garis cakrawala,
Langit dunia diatas bukit bebatuan
Memegang angin diatas tepian
Merasakan kesegaran bersama sang alam

Jika ingin keheningan,
Carilah lembah pegunungan
Ada banyak ruang disana
Yang berisikan kekosongan
Namun penuh makna kehidupan
Ku berdiri diatas tepian curam
Melihat panorama alam.
Begitu megah tak tergantikan
Membuat jantung berdegup kencang
Atas pemandangan indah ciptaan Tuhan

Ini momen yang akan selalu kuingat
Menyatu bersama alam,
Menjelajahi seluruh hutan dan pegunungan
Menyelami setiap arti kehidupan,
Dengan cara menyatu bersama sang alam

Menikmati momen dengan alan disekitar selalu berikan nuansa yang menyegarkan, apalagi saat berada diatas tepian puncak gunung yang begitu tinggi. Panorama alam disektiar nampak terhampar dihadapan, indah terasa. Puncak gunung merupakan spot yang sangat megah untuk menikmati keindahan alam…

5. Puisi Alam:  Simfoni Malam

Cahaya rembulan dalam bayangan
Memanggil pepohnan untuk bergoyang
Aku melihat kilau warna terang
Dibalik tirai kegelapan malam

Tidak banyak hal ditengah malam,
Cuaca dingin, angin berkecamuk, itu hal biasa
Desis bunyi daun pepohonan menambah suasana
Menjadi lebih tenang dan mencekam.

Tapi bagiku semua itu indah
Keheningan ialah keindahan alam
Dalam keheningan ada sebuah suara
Hanya didengar oleh mereka,
Yang peka terhadap alam keheningan

Setiap malam kuhabiskan menikmati alam
Mendengar simfoni keheningan malam
Tanpa harus ku merasa kesepian,
Karena didalam keheningan
Ada banyak makna kehidupan
Berikan pembelajaran
Bagi para jiwa petualangan.

Bagi para petualang keheningan merupakan sobat seperjalanan, ada banyak hal yang tak dapat diungkapkan secara gambling saat menikmati momen keheningan. Semuanya mengalir dan menyatu begitu saja bersama alam disekitar kita….

6. Puisi Alam: Jangan Merusak Alam

Lihatlah sinar mentari
Sangat indah menemani hari
Hangatkan warna beku malam
Dibawah pohon pagi
Kita nikmati pancaran sinar matahari
Berkah yang diberikan dari Tuhan
Untuk hidupkan semua alam dunia

Kita dapat berlari dan bermain di tengah ladang
Bersama sinar mentari kita olah jiwa dan raga
Sebagai asupan yang elok untuk bekal kita nanti
Untuk berjalan melintasi alam yang penuh perubahan

Apa yang terjadi jikalau penghijauan perlahan hilang?
Sinar matahari tak dapat lagi menyatu dengan ladang
Tidak lagi menghangatkan, justru malah menyengat

Berapa usang kita dapat bertahan dengan alam?
Berapa banyak butiran dahan kita tebang?
Untuk sekedar pelampiasan keingingan
Kita mengorbankan banyak sumber daya alam

Jika dihitung tak mungkin kita dapat membayar,
Semua yang diberikan alam pada kita,
Justru kita malah merampok itu semua
Hanya untuk sekedar bermain-main dalam dunia yang fana

Menikmati suasana pagi hari dengan sinar mentari sangat menyenangkan namun itu semua akan bermetamorfosis tidak nyaman saat alam penghijauan sudah banyak terkikis oleh pembangunan. Pertumbuhan yang tidak memedulikan alam hanya akan memperlihatkan kerugian, jiwa-jiwa menjadi terkekang dan potensi diri sulit berkembang…


Demikian beberapa puisi alam yang sarat makna kehidupan diatas, jangan lupa subscribe dan jangan lupa untuk selalu mengasihi alam yang ada disekitar kita... Lihat juga puisi perihal alam lainnya yang tidak kalah seru di: 6 Puisi Alam Renungan Kehidupan

Coretan Puisi Alam Wacana Pegunungan Indah Penuh Makna

Sobat Poemers kali ini kami tim penulis ingin membuatkan sedikit coretan kata-kata puisi wacana alam pegunungan. Karena dalam setiap momen pendakian selalu kesan indah dan juga renungan yang wajib untuk kita bagikan . Berikut ini beberapa koleksi puisi alam gunung yang singkat namun mempunyai arti kehidupan. Langsung aja yuk kita lihat coretan puisi alam gunung dibawah ini.

 Sobat Poemers kali ini kami tim penulis ingin membuatkan sedikit coretan kata Coretan Puisi Alam Tentang Pegunungan Indah Penuh Makna



Puisi Alam Pegunungan Indah


1. Puisi Alam: Sebuah Momen Indah

Wahai gunung yang kokoh dan perkasa
Engkaulah sang tiang pancang
Penyanggah yang termenung namun megah
Penyeimbang alam bumi,
Agar tetap seimbang tidak terus berguncang

Banyak orang takjub dengan kebesaranmu
Banyak orang ingin mendaki erat denganmu
Mereka berusaha menaklukan dirimu,
Diatas puncak bukit ikrarkan keberhasilan

Namun pada kesudahannya mereka akan turun,
Pulang kembali menjalani hari demi hari
Hanya menyisakkan momen pendakian,
Yang penuh kesan untuk segera kembali lagi


Puisi Alam Pegunungan diatas merupakan verbal dari momen pendakian yang sering kali kita mencicipi puas kala berhasil mendaki sebuah gunung. Hal itu masuk akal kita rasakan alasannya memang pemandangan puncak gunung begitu indah, namun kita juga harus sadar bahwa gunung itu tidak sanggup kita taklukan hanya dengan pendakian saja. Karena pendakian alam gunung lebih pas untuk menikmati momen renungan kehidupan wacana ciptaan Tuhan yang begitu indah dan megah…

2. Puisi Alam: Renungan Pendakian

Salju hambar menutupi sebagian dirimu
Dengan hamparan hutan sejauh mata memandang
Kau tetap berdiri kokoh terselimuti es abadi

Mendaki gunung berikan tantangan,
Dan juga kepuasaan.
Ada hal yang tidak didapat sebelumnya
Melihat kemurnian alam,
Menatap kokohnya gunung,
Walau terselimuti salju abadi

Kita mungkin sanggup hingga ke puncak bukit
Merasakan kesenangan dan kebahagiaan
Namun pada kesudahannya kita pun akan menyerah
Dan harus turun kembali menjalani kehidupan

Alam pegunungan begitu indah dan megah
Tidak sanggup ditaklukan,
Walau sudah kita daki ribuan kali,
Dia ada sebagai penyeimbang
Agar kita tetap kondusif tidak berguncang


Puisi alam pegunungan diatas juga mengambil sudut pandang wacana beberapa momen yang kita rasakan kala melaksanakan pendakian gunung. Namun pada kesudahannya kita tetap harus turun, mengucapkan selamat tingga dan menjadi hiasan memori keindahan dalam hidup kita…

3. Puisi Alam: Coretan Alam Pegunungan

Menelusuri lembah dibawah kaki gunung
Aroma segar membasuhi tubuh,
Udara hambar membelai setiap langkahku,
Inilah momen terindah dalam hidupku,
Ketika ku sanggup menyatu dengan alam pegunungan

Sebuah kepuasan dan kesenangan bercampur
Kala kita menikmati puncak bukit
Hamparan hutan hijau hiasi pemandangan
Seperti karpet permadani luas tak bertepi

Keindahan alam pegunungan tak usah diragukan
Tampak megah dari bawah,
Begitu indah diatas puncaknya
Itulah sedikit coretan alam pegunungan
Sebuah renungan untuk kita tetap berserah diri
Agar tidak larut dalam duniawi,
Yang kadang menciptakan kita lalai,
Melupakan sebuah arti…


Puisi Alam Pegunungan diatas merupakan coretan kata-kata verbal pengalaman dikala pendakian gunung. Ada banyak momen indah, namun itu semua tidak akan ada artinya kalau kita pulang tidak membawa pesan dari keindahan alam pegunungan itu sendiri…

4. Puisi Alam: Hidup Adalah Pendakian...

Menanti sang fajar kembali.
Sambil menyeruput kopi,
Ditemani hawa hambar pegunungan
Momen penuh membisu namun indah berkesan

Semua akan larut dalam kenangan
Tentang kehidupan yang sudah terjadi
Dan juga wacana masa depan,
Yang juga belum pasti.

Semuanya bercampur dalam suasana tenang
Hanyut dalam perasaan damai,
Ditengah alam pegunungan indah nan megah

Hidup itu menyerupai pendakian gunung
Harus bersusah payah terlebih dahulu,
Sebelum menikmati indahnya puncak abadi
Selama masih dikasih umur panjang,
Tenaga dan pikiran kita curahkan,
Bagi kedamaian dan juga kebahagiaan jiwa

Coretan puisi alam gunung keempat menggambarkan ilustrasi kehidupan yang mempunyai kesamaan dengan pendakian gunung, ada banyak hal yang sanggup kita pelajari dari acara pendakian. Selain kita sanggup melihat keindahan pegunungan yang alami, kita juga sanggup mencicipi jiwa dan raga menyatu dengan alam, membangkitkan semangat dalam diri untuk menemukan arti kehidupan yang sejati…


Itulah tadi beberapa koleksi puisi wacana alam pegunungan, selain koleksi diatas ada juga koleksi puisi yang tidak kalah serunya seperti: Coretan Puisi Tentang Pagi Hari